Manfaat Pijat Untuk Bayi

Posted on
Siapa senang dipijat? *diri sendiri ngacung* 😄 Duh, dipijat itu memang enak banget, ya, apalagi kalau kondisi tubuh sedang kelelahan dan pegal-pegal. Pijat bisa membuat otot tubuh jadi relaks kembali. Makanya setelah dipijat, bawaannya suka ngantuk kan? Malah kadang-kadang kalau aku dipijat, selama dipijat, akunya ketiduran saking enaknya.
Manfaat Pijat Untuk Bayi
Bukan cuma orang dewasa, bayi dan anak-anak pun senang dipijat. Tapi ternyata ada juga orang atau anak yang memang gak suka dipijat. Biasanya karena merasa geli atau sakit karena gak terbiasa. Kalau anak-anakku, mereka senang sekali dipijat. Mungkin karena terbiasa dipijat sejak bayi. Apalagi Moses dan Maira, sekarang sering sekali minta pijat, terutama selesai latihan renang.
Belum lama, seorang pesohor negeri, dianggap memiliki hidup yang sempurna karena hal-hal yang dilakukan sebagai ibu baru, di antaranya karena pijat bayi sendiri. Hmm, aku juga selalu pijat bayi sendiri, kayaknya biasa aja tuh. Trus Mbak Indah Juli komentar, “Situ artis?” 😁😁😂
Memijat bayi memang bukan suatu hal yang sulit. Ayah/ibu bisa melakukannya sendiri tanpa perlu membawa bayinya ke mak pijat. Aku dulu belajarnya dari buku yang dikasih dokter kandungan. Bukunya sekarang entah kemana, padahal lengkap banget karena bukunya itu semacam buku saku untuk dokter yang gak dijual bebas. Kalau sekarang sih, tinggal browsing aja, buanyaaaak banget panduan untuk pijat bayi sendiri di rumah.
Pijat bayi itu banyak banget manfaatnya, untuk bayi dan juga untuk orangtuanya. Aku share, ya, beberapa manfaat pijat untuk bayi berdasarkan pengalamanku.
  • Mengembangkan dan melatih kemampuan mental, sosial dan fisik (motorik) bayi.
  • Meningkatkan frekuensi menyusu.
Pada saat (ibu) memijat dan menyentuh bayi dengan kasih sayang, tubuh akan memproduksi hormon oksitoksin yang dibutuhkan untuk produksi ASI. Biasanya tiap habis pijat bayi, payudara langsung terasa penuh karena produksi ASI bertambah.
  • Meningkatkan berat badan. 
Pijat bayi bisa membantu mencegah bayi mengalami kolik atau sakit perut. Pijat membantu mengeluarkan gas di dalam perut. Gas di dalam perut bisa mengurangi frekuensi menyusui bayi. Akibatnya bayi jadi rewel ingin menyusu, tapi disusui muntah. Kalau istilah Papinya Reiga, pijat itu sama dengan mompa. Tiap dipijat, ada angin yang keluar, dut dut duuut hahahaha.
  • Memperkuat bonding antara bayi dan orangtua.
  • Relaksasi.
  • Membantu bayi tidur lebih lelap.
Tips cara pijat bayi:
  • Pijat bayi pada pagi atau sore hari. Kalau aku hampir selalu setiap hari, pagi dan sore setelah mandi.
  • Pijat bayi minimal 30 menit setelah menyusui supaya gak muntah.
  • Menjelang waktu tidur bayi. Sebenernya ini bisa disesuaikan dengan kebiasaan bayi sih. Kalau Reiga, rutinitasnya adalah mandi, pijat, tidur. Biasanya tidur setelah mandi dan dipijat itu bisa lama banget, bisa sampai 4 jam kalau sebelum mandi dia sudah kenyang.
  • Pijat pakai baby oil atau minyak telon. Aku team minyak telon! 😄
  • Sambil pijat, ajak ngobrol bayinya. Kalau sudah terbiasa dipijat, bayi bakal keliatan banget ekspresi senang dan merasa nyamannya.
  • Selesai pijat, pakaikan baju yang nyaman dan kelonin deh sampai tidur. Biasanya sih yang ngelonin ikut ketiduran juga. Ye kaaan? 😂😅

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *